-

Slider-1-Title-Here

Mungkin teman2 pernah suatu kali menemukan file ZIP / RAR / PDF yg tdk bisa dibuka, lantaran dibutuhkan password utk membukanya. Mungkin di warnet, komputer kampus yg di-share, ato juga komputer temen yg mau di-oprek2..hehe. Pastinya pemilik file tsb menganggap filenya sangat penting & rahasia. Nah, buat yg kena penyakit “penasaran-abis-sampe-ga-bisa-tidur-semalaman” ya bolehlah kita selidiki sedikit apa isinya file itu. Asal dgn niat baik (lho?) dan tidak bermaksud lebih, hanya kita gunakan utk kepentingan pribadi saja.. Ok, singkatnya kita pake sebuah tools, lebih tepatnya 3 tools, karna buat menjebol ZIP, RAR & PDF butuh software yg berbeda.

Dampak Negatif Sinyal Wi-Fi terhadap tubuh

Bahaya Wi-Fi. Wi-fi (wireless fidelity) yang lebih dikenal sebagai jaringan lokal nirkabel semakin populer terutama di negara-negara maju dan berkembang.namun ternyata berpengaruh juga terhadap tubuh kita. Mau tahu? Di balik kemudahan yang ditawarkan wi-fi, ada beberapa keyakinan publik yang menganggap wi-fi berdampak negatif terhadap kesehatan. Mereka yang tidak setuju dengan kehadiran wi-fi beralasan radiasi elektro magnetik dari wi-fi bisa menyebabkan nyeri di kepala, gangguan tidur dan mual-mual, terutama bagi mereka yang electrosensitive. Tapi benarkah wi-fi berbahaya bagi kesehatan? .

Slider-3-Title-Here

Saat ini notebook terbaru yang memakai prosesor Intel sudah mulai memakai keluarga Intel Core i. Ada yang dinamakan Core i3, Core i5, dan Core i7. Ketiganya adalah pengganti resmi dari jajaran prosesor Intel Core2 (Core2 solo, Core2 Duo, Core2 Quad). Perbaikan apa saja yang ditawarkan dengan jajaran Core i ini? Kami akan coba jelaskan sesederhana mungkin mengenai jajaran baru prosesor notebook ini..

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Maret 2011

Mengenal apa itu Cloud Computing ?

Posted On 16.19 by Ruffy 0 komentar


Pada pembahasan sebelumnya, kami telah membahas cukup detail tentang apa itu cloud computing. Pembahasan meliputi definisi, karakteristik, hingga kelebihan cloud computingdibandingkan system IT tradisional yang On-Premise (yaitu sistem IT yang dibangun di data center milik sendiri).
Untuk lebih memahami Cloud Computing, kali ini kita akan membahas contoh Cloud Computing dan jenis layanan apa saja yang ada. Dari situ, kita akan dapat memutuskan jenis yang mana yang mungkin di adopsi di organisasi ataupun bisnis yang kita jalani.
Sedikit menyegarkan ingatan, cloud computing adalah sebuah arsitektur IT di mana sumber daya komputasi tersedia sebagai layanan yang dapat diakses melalui internet. Sumber daya komputasi ini bisa berupa hardware (prosesor, memori, storage) maupun juga software/aplikasi. Kata “Cloud” sendiri merupakan metafora dari kata “internet”, karena biasanya di diagram-diagram IT, internet sering disimbolkan dengan gambar Cloud.
Karena layanan-layanan komputasi ini tersedia untuk diakses dari internet, maka lokasi fisik dari server-server sumber daya komputasi ini bisa di mana saja, tidak harus on-premise atau di data center kita sendiri. Saat ini ada beberapa vendor yang memberikan berbagai jenis layanan cloud computing, dan secara fisik sumber daya komputasi berada di data centermereka. Kita sebagai customer cukup mengkonsumsi sumber daya komputasi tersebut melalui internet tanpa tahu secara detail lokasi maupun server sumber daya komputasi yang kita pergunakan.
Berikut ini kita akan bahas satu persatu, jenis layanan Cloud Computing yang ada, seperti yang ditunjukkan gambar 1. Kita mulai dari yang disebut Software as a Service (SaaS), kemudian Platform as a Service (PaaS) dan terakhir Infrastructure as a Service (IaaS). 


Software as a Service (SaaS)
Sebagai konsumen individual, kita sebenarnya sudah akrab dengan layanan cloud computing melalui Yahoo Mail, Hotmail, Google Search, Bing, atau MSN Messenger. Contoh lain yang cukup populer adalah Google Docs ataupun Microsoft Office Web Applications yang merupakan aplikasi pengolah dokumen berbasis internet.
Di dunia bisnis, kita mungkin familiar dengan SalesForce.com atau Microsoft CRM yang merupakan layanan aplikasi CRM. Di sini, perusahaan tidak perlu setup hardware dansoftware CRM di server sendiri. Cukup berlangganan SalesForce.com maupun Microsoft CRM, kita bisa menggunakan aplikasi CRM  kapan dan dari mana saja melalui internet. Kita tidak perlu melakukan investasi server maupun aplikasi. Kita juga akan selalu mendapat aplikasi terbaru jika terjadi upgrade. Intinya, kita benar-benar hanya tinggal menggunakan aplikasi tersebut. Pembayaran biasanya dilakukan bulanan, dan sesuai jumlah pemakai aplikasi tersebut. Dengan kata lain, pay as you go, pay per use, per seat.
Nah, semua layanan ini, dimana suatu aplikasi software tersedia dan bisa langsung dipakai oleh seorang pengguna,  termasuk ke dalam kategori Software as a Services (SaaS). Secara sederhana, kita langsung mengkonsumsi layanan aplikasi yang ditawarkan.


Platform as a Service (PaaS)
Sering terjadi, suatu aplikasi software yang sifatnya package tidak dapat memenuhi kebutuhan proses bisnis kita. Demikian pula dengan SaaS, di mana aplikasi yang ditawarkan sebagai layanan tidak sesuai dengan proses bisnis kita. Nah, pada skenario ini, kita dapat menggunakan jenis layanan yang disebut Platform as a Service (PaaS).
Pada PaaS, kita membuat sendiri aplikasi software yang kita inginkan, termasuk skemadatabase yang diperlukan. Skema itu kemudian kita pasang (deploy) di server-server milik penyedia jada PaaS. Penyedia jasa PaaS sendiri menyediakan layanan berupa platform, mulai dari mengatur server-server mereka secara virtualisasi sehingga sudah menjadi clustersampai menyediakan sistem operasi di atasnya. Alhasil, kita sebagai pengguna hanya perlu memasang aplikasi yang kita buat di atasnya.
Jika kita adalah perusahaan pembuat software, PaaS juga memberi alternatif lain. Alih-alih memasang software di server konsumen, kita bisa memasang software tersebut di server milik penyedia layanan PaaS, lalu menjualnya ke konsumen dalam bentuk langganan. Dengan kata lain, kita membuat sebuah SaaS.
Singkatnya, dengan PaaS, kita membangun aplikasi kita sendiri di atas layanan PaaS tersebut. Adapun contoh vendor penyedia layanan Paas adalah Microsoft Azure dan Amazon Web Services.


Infrastructure as a Service (IaaS)
Ada kasus ketika konfigurasi yang disediakan oleh penyedia PaaS tidak sesuai dengan keinginan kita. Kita berniat menggunakan aplikasi yang memerlukan konfigurasi server yang unik dan tidak dapat dipenuhi oleh penyedia PaaS. Untuk keperluan seperti ini, kita dapat menggunakan layanan cloud computing tipe Infrastructure as a Service (IaaS).
Pada IaaS, penyedia layanan hanya menyediakan sumber daya komputasi seperti prosesor, memori, dan storage yang sudah tervirtualisasi. Akan tetapi, penyedia layanan tidak memasang sistem operasi maupun aplikasi di atasnya. Pemilihan OS, aplikasi, maupun konfigurasi lainnya sepenuhnya berada pada kendali kita.
Jadi, layanan IaaS dapat dilihat sebagai proses migrasi server-server kita dari on-premise kedata center millik penyedia IaaS ini. Para vendor cloud computing lokal rata-rata menyediakan layanan model IaaS ini, dalam bentuk Virtual Private Server.


SaaS, PaaS & IaaS: Kendali dan Tanggung Jawab
Perbedaan SaaS, PaaS dan IaaS dapat dilihat dari sisi kendali atau tanggung jawab yang dilakukan oleh vendor penyedia jasa layanan cloud maupun customer. Pada gambar 2, di situ dijelaskan stack (jenjang) teknologi komputasi dari Networking naik hingga ke Application. Di situ juga dijelaskan sampai di stack mana suatu vendor layanan cloudmemberikan layanannya, dan mulai dari jenjang mana konsumen mulai memegang kendali dan bertanggung jawab penuh pada stack di atasnya. 
Mulai dari kanan, pada SaaS, seluruh stack merupakan tanggung jawab penyedia layanancloud. Konsumen benar-benar hanya mengkonsumsi aplikasi yang disediakan.
Pada PaaS, penyedia layanan cloud bertanggung jawab mengelola Networking hingga Runtime. Konsumen memiliki kendali dan bertanggung jawab membuat aplikasi dan juga skema database-nya.
Pada IaaS, penyedia layanan Cloud bertanggung jawab untuk Networking hingga Virtualization. Konsumen sudah mulai bertanggung jawab untuk Operating System ke atas.
Sebagai perbandingan, di gambar juga ditunjukkan arsitektur tradisional on-premise (bukancloud), alias semua ada di data center kita. Di sini kita bertanggung jawab untuk seluruhstack, dari Networking hingga Application.


Kesimpulan
Kesimpulannya, dengan cloud computing konsumen membebaskan diri dari tanggung jawab untuk mengelola stack sumber daya komputasi.
Levelnya mulai dari SaaS ketika kita benar-benar bebas, PaaS ketika kita masih harus membuat aplikasi, dan IaaS di mana kita juga masih harus sibuk dengan Operating System.
Ini berbeda dengan On-Premise di mana kita harus mengurus semua sendiri.


Cloud Computing ?

Posted On 16.15 by Ruffy 0 komentar


Pada pembahasan sebelumnya, kami telah membahas cukup detail tentang apa itu cloud computing. Pembahasan meliputi definisi, karakteristik, hingga kelebihan cloud computingdibandingkan system IT tradisional yang On-Premise (yaitu sistem IT yang dibangun di data center milik sendiri).
Untuk lebih memahami Cloud Computing, kali ini kita akan membahas contoh Cloud Computing dan jenis layanan apa saja yang ada. Dari situ, kita akan dapat memutuskan jenis yang mana yang mungkin di adopsi di organisasi ataupun bisnis yang kita jalani.
Sedikit menyegarkan ingatan, cloud computing adalah sebuah arsitektur IT di mana sumber daya komputasi tersedia sebagai layanan yang dapat diakses melalui internet. Sumber daya komputasi ini bisa berupa hardware (prosesor, memori, storage) maupun juga software/aplikasi. Kata “Cloud” sendiri merupakan metafora dari kata “internet”, karena biasanya di diagram-diagram IT, internet sering disimbolkan dengan gambar Cloud.
Karena layanan-layanan komputasi ini tersedia untuk diakses dari internet, maka lokasi fisik dari server-server sumber daya komputasi ini bisa di mana saja, tidak harus on-premise atau di data center kita sendiri. Saat ini ada beberapa vendor yang memberikan berbagai jenis layanan cloud computing, dan secara fisik sumber daya komputasi berada di data centermereka. Kita sebagai customer cukup mengkonsumsi sumber daya komputasi tersebut melalui internet tanpa tahu secara detail lokasi maupun server sumber daya komputasi yang kita pergunakan.
Berikut ini kita akan bahas satu persatu, jenis layanan Cloud Computing yang ada, seperti yang ditunjukkan gambar 1. Kita mulai dari yang disebut Software as a Service (SaaS), kemudian Platform as a Service (PaaS) dan terakhir Infrastructure as a Service (IaaS). 

Software as a Service (SaaS)
Sebagai konsumen individual, kita sebenarnya sudah akrab dengan layanan cloud computing melalui Yahoo Mail, Hotmail, Google Search, Bing, atau MSN Messenger. Contoh lain yang cukup populer adalah Google Docs ataupun Microsoft Office Web Applications yang merupakan aplikasi pengolah dokumen berbasis internet.
Di dunia bisnis, kita mungkin familiar dengan SalesForce.com atau Microsoft CRM yang merupakan layanan aplikasi CRM. Di sini, perusahaan tidak perlu setup hardware dansoftware CRM di server sendiri. Cukup berlangganan SalesForce.com maupun Microsoft CRM, kita bisa menggunakan aplikasi CRM  kapan dan dari mana saja melalui internet. Kita tidak perlu melakukan investasi server maupun aplikasi. Kita juga akan selalu mendapat aplikasi terbaru jika terjadi upgrade. Intinya, kita benar-benar hanya tinggal menggunakan aplikasi tersebut. Pembayaran biasanya dilakukan bulanan, dan sesuai jumlah pemakai aplikasi tersebut. Dengan kata lain, pay as you go, pay per use, per seat.
Nah, semua layanan ini, dimana suatu aplikasi software tersedia dan bisa langsung dipakai oleh seorang pengguna,  termasuk ke dalam kategori Software as a Services (SaaS). Secara sederhana, kita langsung mengkonsumsi layanan aplikasi yang ditawarkan.

Platform as a Service (PaaS)
Sering terjadi, suatu aplikasi software yang sifatnya package tidak dapat memenuhi kebutuhan proses bisnis kita. Demikian pula dengan SaaS, di mana aplikasi yang ditawarkan sebagai layanan tidak sesuai dengan proses bisnis kita. Nah, pada skenario ini, kita dapat menggunakan jenis layanan yang disebut Platform as a Service (PaaS).
Pada PaaS, kita membuat sendiri aplikasi software yang kita inginkan, termasuk skemadatabase yang diperlukan. Skema itu kemudian kita pasang (deploy) di server-server milik penyedia jada PaaS. Penyedia jasa PaaS sendiri menyediakan layanan berupa platform, mulai dari mengatur server-server mereka secara virtualisasi sehingga sudah menjadi clustersampai menyediakan sistem operasi di atasnya. Alhasil, kita sebagai pengguna hanya perlu memasang aplikasi yang kita buat di atasnya.
Jika kita adalah perusahaan pembuat software, PaaS juga memberi alternatif lain. Alih-alih memasang software di server konsumen, kita bisa memasang software tersebut di server milik penyedia layanan PaaS, lalu menjualnya ke konsumen dalam bentuk langganan. Dengan kata lain, kita membuat sebuah SaaS.
Singkatnya, dengan PaaS, kita membangun aplikasi kita sendiri di atas layanan PaaS tersebut. Adapun contoh vendor penyedia layanan Paas adalah Microsoft Azure dan Amazon Web Services.

Infrastructure as a Service (IaaS)
Ada kasus ketika konfigurasi yang disediakan oleh penyedia PaaS tidak sesuai dengan keinginan kita. Kita berniat menggunakan aplikasi yang memerlukan konfigurasi server yang unik dan tidak dapat dipenuhi oleh penyedia PaaS. Untuk keperluan seperti ini, kita dapat menggunakan layanan cloud computing tipe Infrastructure as a Service (IaaS).
Pada IaaS, penyedia layanan hanya menyediakan sumber daya komputasi seperti prosesor, memori, dan storage yang sudah tervirtualisasi. Akan tetapi, penyedia layanan tidak memasang sistem operasi maupun aplikasi di atasnya. Pemilihan OS, aplikasi, maupun konfigurasi lainnya sepenuhnya berada pada kendali kita.
Jadi, layanan IaaS dapat dilihat sebagai proses migrasi server-server kita dari on-premise kedata center millik penyedia IaaS ini. Para vendor cloud computing lokal rata-rata menyediakan layanan model IaaS ini, dalam bentuk Virtual Private Server.

SaaS, PaaS & IaaS: Kendali dan Tanggung Jawab
Perbedaan SaaS, PaaS dan IaaS dapat dilihat dari sisi kendali atau tanggung jawab yang dilakukan oleh vendor penyedia jasa layanan cloud maupun customer. Pada gambar 2, di situ dijelaskan stack (jenjang) teknologi komputasi dari Networking naik hingga ke Application. Di situ juga dijelaskan sampai di stack mana suatu vendor layanan cloudmemberikan layanannya, dan mulai dari jenjang mana konsumen mulai memegang kendali dan bertanggung jawab penuh pada stack di atasnya. 
Mulai dari kanan, pada SaaS, seluruh stack merupakan tanggung jawab penyedia layanancloud. Konsumen benar-benar hanya mengkonsumsi aplikasi yang disediakan.
Pada PaaS, penyedia layanan cloud bertanggung jawab mengelola Networking hingga Runtime. Konsumen memiliki kendali dan bertanggung jawab membuat aplikasi dan juga skema database-nya.
Pada IaaS, penyedia layanan Cloud bertanggung jawab untuk Networking hingga Virtualization. Konsumen sudah mulai bertanggung jawab untuk Operating System ke atas.
Sebagai perbandingan, di gambar juga ditunjukkan arsitektur tradisional on-premise (bukancloud), alias semua ada di data center kita. Di sini kita bertanggung jawab untuk seluruhstack, dari Networking hingga Application.

Kesimpulan
Kesimpulannya, dengan cloud computing konsumen membebaskan diri dari tanggung jawab untuk mengelola stack sumber daya komputasi.
Levelnya mulai dari SaaS ketika kita benar-benar bebas, PaaS ketika kita masih harus membuat aplikasi, dan IaaS di mana kita juga masih harus sibuk dengan Operating System.
Ini berbeda dengan On-Premise di mana kita harus mengurus semua sendiri.


Rabu, 23 Februari 2011

Apa itu Cloud Computing?

Posted On 23.02 by Ruffy 0 komentar


Akhir-akhir ini, cloud computing adalah topik yang selalu menjadi bahan pembicaraan di dunia Teknologi Informasi (TI).
Hampir setiap hari selalu ada berita seputar cloud computing, baik secara teknologi maupun dari aspek bisnis.
Apa sebenarnya Cloud Computing itu? Apakah hanya sekadar “hype”, atau memang sesuatu yang nyata? Dan apa dampaknya bagi kita semua?

Definisi Cloud Computing 
Ketika kita membicarakan Cloud Computing, sebenarnya apakah kita membicarakan hal yang sama?
Banyak pihak memberikan definisi cloud computing dengan perbedaan di sana-sini. 
Wikipedia mendefinisikan cloud computing sebagai “komputasi berbasis Internet, ketika banyak server digunakan bersama untuk menyediakan sumber daya, perangkat lunak dan data pada komputer atau perangkat lain pada saat dibutuhkan, sama seperti jaringan listrik”. 
Gartner mendefinisikannya sebagai “sebuah cara komputasi ketika layanan berbasis TI yang mudah dikembangkan dan lentur disediakan sebagai sebuah layanan untuk pelanggan menggunakan teknologi Internet.”
Forester mendefinisikannya sebagai “standar kemampuan TI, seperti perangkat lunak, platform aplikasi, atau infrastruktur, yang disediakan menggunakan teknologi Internet dengan cara swalayan dan bayar-per-pemakaian.”
Secara sederhana, Cloud Computing dapat kita bayangkan seperti sebuah jaringan listrik. Apabila kita membutuhkan listrik, apakah kita harus punya pembangkit listrik sendiri? Tentu tidak. Kita tinggal menghubungi penyedia layanan (dalam hal ini, PLN), menyambungkan rumah kita dengan jaringan listrik, dan kita tinggal menikmati layanan tersebut. Pembayaran kita lakukan bulanan sesuai pemakaian.
Kalau listrik bisa seperti itu, mengapa layanan komputasi tidak bisa? Misalnya, apabila sebuah perusahaan membutuhkan aplikasi CRM (Customer Relationship Management). Kenapa perusahaan tersebut harus membeli aplikasi CRM, membeli hardware server, dan kemudian harus memiliki tim TI khusus untuk menjaga server dan aplikasi tersebut?
Di sinilah cloud computing berperan. Penyedia jasa cloud computing seperti Microsoft, telah menyediakan aplikasi CRM yang dapat digunakan langsung oleh perusahaan tadi. Mereka tinggal menghubungi penyedia layanan (dalam hal ini, Microsoft), “menyambungkan” perusahaannya dengan layanan tersebut (dalam hal ini, melalui Internet), dan tinggal menggunakannya. Pembayaran? Cukup dibayar per bulan (atau per tahun, tergantung kontrak) sesuai pemakaian. Tidak ada lagi investasi di awal yang harus dilakukan.
Agar lebih mudah membayangkannya, silahkan lihat ilustrasi pada Gambar 1.

Karakteristik Cloud Computing
Dengan semakin maraknya pembicaraan seputar cloud computing, semakin banyak perusahaan yang mengumumkan bahwa mereka menyediakan layanan cloud computing.
Akan sangat membingungkan bagi kita para pengguna untuk memastikan bahwa layanan yang akan kita dapatkan adalah cloud computing atau bukan.
Untuk mudahnya, dari semua definisi yang ada, dapat diintisarikan bahwa cloud computing ideal adalah layanan yang memiliki 5 karakteristik berikut ini.
1. On-Demand Self-Services
Sebuah layanan cloud computing harus dapat dimanfaatkan oleh pengguna melalui  mekanisme swalayan dan langsung tersedia pada saat dibutuhkan. Campur tangan penyedia layanan adalah sangat minim. Jadi, apabila kita saat ini membutuhkan layanan aplikasi CRM (sesuai contoh di awal), maka kita harus dapat mendaftar secara swalayan dan layanan tersebut langsung tersedia saat itu juga.
2. Broad Network Access 
Sebuah layanan cloud computing harus dapat diakses dari mana saja, kapan saja, dengan alat apa pun, asalkan kita terhubung ke jaringan layanan. Dalam contoh layanan aplikasi CRM di atas, selama kita terhubung ke jaringan Internet, saya harus dapat mengakses layanan tersebut, baik itu melalui laptop, desktop, warnet, handphone, tablet, dan perangkat lain.
3. Resource Pooling 
Sebuah layanan cloud computing harus tersedia secara terpusat dan dapat membagi sumber daya secara efisien. Karena cloud computing digunakan bersama-sama oleh berbagai pelanggan, penyedia layanan harus dapat membagi beban secara efisien, sehingga sistem dapat dimanfaatkan secara maksimal.
4. Rapid Elasticity 
Sebuah layanan cloud computing harus dapat menaikkan (atau menurunkan) kapasitas sesuai kebutuhan. Misalnya, apabila pegawai di kantor bertambah, maka kita harus dapat menambah user untuk aplikasi CRM tersebut dengan mudah. Begitu juga jika pegawai berkurang. Atau, apabila kita menempatkan sebuah website berita dalam jaringan cloud computing, maka apabila terjadi peningkatkan traffic karena ada berita penting, maka kapasitas harus dapat dinaikkan dengan cepat.
5. Measured Service 
Sebuah layanan cloud computing harus disediakan secara terukur, karena nantinya akan digunakan dalam proses pembayaran. Harap diingat bahwa layanan  cloud computing dibayar sesuai penggunaan, sehingga harus terukur dengan baik.

Kelebihan Cloud Computing 
Dari semua penjelasan di atas, apa sebenarnya kelebihan dari Cloud Computing, terutama bagi dunia bisnis? Berikut beberapa di antaranya. 
Tanpa Investasi Awal 
Dengan cloud computing, kita dapat menggunakan sebuah layanan tanpa investasi yang signifikan di awal.
Ini sangat penting bagi bisnis, terutama bisnis pemula (startup). Mungkin di awal bisnis, kita hanya perlu layanan CRM untuk 2 pengguna. Kemudian meningkat menjadi 10 pengguna.
Tanpa model cloud computing, maka sejak awal kita sudah harus membeli hardware yang cukup untuk sekian tahun ke depan. Dengan cloud computing, kita cukup membayar sesuai yang kita butuhkan.
Mengubah CAPEX menjadi OPEX 
Sama seperti kelebihan yang pertama, kelebihan yang kedua masih seputar keuangan.
Tanpa cloud computing, investasi hardware dan software harus dilakukan di awal, sehingga kita harus melakukan pengeluaran modal (Capital Expenditure, atau CAPEX). Sedangkan dengan cloud computing, kita dapat melakukan pengeluaran operasional (Operational Expenditure, atau OPEX).
Jadi, sama persis dengan biaya utilitas lainnya seperti listrik atau telepon ketika kita cukup membayar bulanan sesuai pemakaian. Hal ini akan sangat membantu perusahaan secara keuangan.

Lentur dan Mudah Dikembangkan
Dengan memanfaatkan Cloud Computing, bisnis kita dapat memanfaatkan TI sesuai kebutuhan. Perhatikan Gambar 2 di bawah untuk melihat beberapa skenario kebutuhan bisnis. 
Penggunaan TI secara bisnis biasanya tidak datar-datar saja.
Dalam skenario “Predictable Bursting”, ada periode di mana penggunaan TI meningkat tajam. Contoh mudah adalah aplikasi Human Resource (HR) yang pada akhir bulan selalu meningkat penggunaannya karena mengelola gaji karyawan.
Untuk skenario “Growing Fast”, bisnis meningkat dengan pesat sehingga kapasitas TI juga harus mengikuti.
Contoh skenario “Unpredictable Bursting” adalah ketika sebuah website berita mendapat pengunjung yang melonjak karena ada berita menarik.
Skenario “On and Off” adalah penggunaan TI yang tidak berkelanjutan. Misalnya, sebuah layanan pelaporan pajak, yang hanya digunakan di waktu-waktu tertentu setiap tahun. 
 
Tanpa layanan cloud computing, ke empat skenario ini akan membutuhkan perencanaan TI yang sangat tidak efisien, karena investasi TI harus dilakukan sesuai kapasitas tertinggi, walaupun mungkin hanya terjadi di saat-saat tertentu. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadi kegagalan layanan pada saat “peak time” tersebut.
Dengan cloud computing, karena sifatnya yang lentur dan mudah dikembangkan (elastic and scalable), maka kapasitas dapat ditingkatkan pada saat dibutuhkan, dengan biaya penggunaan sesuai pemakaian.
Fokus pada Bisnis, bukan TI 
Dengan menggunakan Cloud Computing, kita dapat fokus pada bisnis utama perusahaan, dan bukan berkecimpung di dalam pengelolaan TI. Hal ini dapat dilakukan karena pengelolaan TI dilakukan oleh penyedia layanan, dan bukan oleh kita sendiri. Misalnya, melakukan patching, security update, upgrade hardware, upgrade software, maintenance, dan lain-lain.
Apabila kita memiliki tim TI, maka tim tersebut dapat fokus pada layanan TI yang spesifik untuk bisnis kita, sedangkan hal-hal umum sudah ditangani oleh penyedia layanan.
Kesimpulan 
Cloud computing sudah hadir saat ini, termasuk di Indonesia. Jadi, cloud computing bukanlah sebuah hype, melainkan sudah menjadi kenyataan dalam dunia TI.
Bukan berarti kita semua langsung harus berpindah saat ini juga: pada kenyataannya cloud computing bukanlah untuk semua orang. Masih tetap terdapat jenis-jenis layanan yang memang harus dilakukan secara on-premise, walaupun terdapat juga layanan yang menjadi sangat efisien bila dilakukan dengan cloud computing. Beberapa jenis layanan bahkan dapat dilakukan secara bersamaan (hybrid) dengan menggabungkan kedua jenis implementasi tersebut.
Oleh karena itu, carilah penyedia layanan yang dapat memberikan saran yang tepat dan terbaik bagi kebutuhan anda. Kesuksesan penggunaan cloud computing akan sangat ditentukan oleh kemampuan penyedia layanan dalam memberikan layanan yang tepat dan terbaik bagi pelanggan.


Rabu, 16 Februari 2011

Spammer Kirimkan “Cinta” di Hari Valentine

Posted On 02.45 by Ruffy 0 komentar

Siapa bilang Valentine hanya menjadi perayaan kasih sayang di antara orang-orang terkasih. Buktinya, spammer ikut mengirimkan “cinta” kepada para pengguna internet.

Melalui beragam penawaran di Hari Valentine, spammer menyusup ke dalam spam produk, kartu hadiah, kartu yang bersifat pribadi, hingga spam finansial. Vendor antivirus, Symantec, pun mengamati hal tersebut.

Symantec mengakui, mulai mengamati spam Hari Valentine sejak awal Januari lalu, terutama dalam hal kenaikan spam produk yang terkait perayaan khusus ini.

Beberapa contoh subyek spam Hari Valentine adalah:
·         An original gift for Valentine's Day
·         Take Her Breath Away
·         Super great designer watches
·         Personalized gifts for your Valentine
·         Very Hush-Hush Valentines Day Offer
·         The best Valentines gifts
·         Quick and Easy Valentine's Day Gifts
·         $19.99 Flowers for Valentine's Day + FREE Vase
Dalam promosinya, spammer akan menawarkan harga diskon dan URL akan ditampilkan dalam pesan-pesan seperti di bawah ini. Selanjutnya, spammer akan menggiring pengguna ke halaman web spam, lalu menanyakan informasi pribadi.


Kamis, 27 Januari 2011

Awas, Worm Tunggangi Twitter

Posted On 14.20 by Ruffy 0 komentar

Lagi-lagi Twitter jadi kendaraan worm jahat. Kejahatan maya kali ini mengeksploitasi layanan penyingkat URL dan link dari layanan Google, goo.gl.
Peringatan ancaman keamanan yang datang dari Kaspersky Lab ini menyebutkan bahwa para hackermemanfaatkan URL singkat untuk mendorong pengguna Twitter masuk ke halaman web antivirus palsu. Nicolas Brulez, peneliti malware Kaspersky Lab, menemukan bahwa di situs web itu pengguna akan menerima peringatan bahwa komputernya menjalankan aplikasi yang mencurigakan.
Bisa diduga kelanjutannya adalah pengguna diajak mengunduh aplikasi antivirus palsu bernama Security Shield. Seperti biasa, alih-alih mengunduh anti virus penghapus kejahatan, pengguna justru tanpa sadar “menanam” program jahat di komputernya. Brulez menemukan ada ribuan pesan Twitter yang terus menebar worm ini di antara jutaan pengguna Twitter
Salah satu cara mengatasinya adalah dengan memanfaatkan fitur inbuilt heuristic analyzeryang ada di produk-produk keamanan Kaspersky Lab. Meski begitu, Kaspersky mengingatkan para pengguna Twitter untuk tidak sebarangan mengklik link yang disisipkan dalam pesan Twitter.
URL singkat termasuk salah satu pintu kejahatan maya yang perlu diwaspadai. Pasalnya teks pada URL singkat ini tidak jelas. Ditambah lagi kepandaian hacker mengaturnya sedemkian rupa agar pengguna tertarik mengklik link tersebut.


Rabu, 26 Januari 2011

Preview : Motherboard ASUS P67 series

Posted On 15.52 by Ruffy 0 komentar

Bersamaan dengan diluncurkannya Intel Sandy Bridge, Intel juga memperkenalkan Socket prosesor baru serta Chipset baru yang dirancang khusus untuk menemaninya.
Intel seri 67 merupakan platform utama prosesor dengan proses fabrikasi 32nm ini. Asus sebagai salah satu produsen Motherboard ternama tentunya telah mempersiapkan rangkaian produk mereka untuk Intel Sandy Bridge tersebut. 
Dengan jajaran seri baru ini, Asus juga memperkenalkan beberapa fitur dan teknologi menarik. Berikut ini di antaranya.

Dual Intelligent Processors 2
Pada jajaran seri P67nya, Asus menanamkan dua mikro prosesor pintar dengan fungsi masing-masing yang unik. Mereka adalah TPU dan EPU, mikro prosesor yang juga pernah ditemukan pada Motherboard Asus generasi sebelumnya. Asus mengombinasikan keduanya yang kemudian dinamakan Dual Intelligent Processors 2. 
TPU atau TurboV Processing Unit merupakan mikro prosesor yang dikhususkan untuk mengontrol fitur overclocking pada Motherboard. MemOK! Auto Tuning, OC Tuner, Precision Tweaker 2 serta TurboV EVO interface adalah deretan fitur overclocking yang ditangani oleh TPU yang memberikan pengguna kendali penuh atas kemampuan overclocking dari Motherboard seri P67 Asus.
Kemudian ada EPU, mikro prosesor untuk menangani segala sesuatu yang berhubungan dengan efisiensi serta manajemen daya pada Motherboard. EPU mengoptimalkan efisiensi konsumsi daya dengan mengatur tegangan dan kecepatan CPU secara dinamis atau manual sesuai dengan beban kerja CPU.
Tak hanya itu, EPU juga mampu untuk mengontrol GPU/iGPU/Fan/HDD/DRAM serta chipset. 

DIGI+VRM
Satu lagi fitur yang menarik terutama buat overclocker adalah DIGI+VRM. 
Asus telah mengganti PWM konvensional dengan solusi PWM digital. Dibandingkan dengan VRM berbasis Analog, Digi+VRM mampu mengatur daya pada PWM Motherboard secara pintar berkat mikro kontrolernya.
Keuntungannya adalah mengurangi rugi daya dan meningkatkan stabilitas sistem. Jika diaktifkan, CPU Spread Spectrum beraksi untuk menstabilkan frekuensi yang mana cukup unik pada Digi+VRM karena Spread Spectrum ini juga di aplikasikan untuk jalur PCIe serta lainnya yang dilalui sirkuit VRM. 

BT GO!
Hal lain yang menarik dari jajaran seri P67 Asus adalah telah terintegrasinya modul Bluetooth.  
Dengan semakin maraknya handset berbasis Android dan iOS, Asus menyediakan beberapa fitur bluetooth unik yang dapat digunakan bersama handset-handset tersebut.
BT GO! fungsi  File Sharing, Remote Control, serta Life Entertainment. Remote Control memungkinkan penggunanya mengendalikan Windows Media Player dan juga melakukan Overclock melalui fitur BT Turbo Remote Utility.
Pengguna juga dapat menyinkronisasikan isi dari handset untuk kemudian di backup ke PC. Tak hanya itu, BT GO! juga dapat digunakan untuk mengakses Internet melalui koneksi yang ada pada handset. 


Senin, 24 Januari 2011

Intel Perkenalkan 29 Prosesor Baru

Posted On 16.06 by Ruffy 0 komentar

Intel
Seiring dengan hadirnya Sandy Bridge, Intel memperkenalkan prosesor-prosesor baru yang menggunakan platform baru tersebut.
Sandy Bridge adalah prosesor Intel Core generasi terbaru setelah sukses dengan Nehalem di sepanjang 2010. Prosesor berbasis Sandy Bridge ini akan menggunakan penamaan yang sama dengan generasi sebelumnya, yaitu Core i7, Core i5, dan Core i3. Prosesor-prosesor ini akan menggunakan mikroarsitektur 32nm dan menggunakan soket yang berbeda dari seri Intel Core sebelumnya, yaitu soket LGA 1155.

Setidaknya ada 29 seri prosesor yang direncanakan akan diluncurkan oleh Intel sepanjang tahun 2011 ini. 29 prosesor tersebut terdiri dari berbagai macam kelas, mulai dari Core i3 hingga Core i7 Extreme Edition, dan terdiri dari prosesor desktop dan mobile (termasuk varian LV dan ULV).

Detail dari 29 seri prosesor terbaru Intel tersebut sebagai berikut:

Intel Core i7 Extreme Edition:
  • i7-2920XM (mobile)
Intel Core i7:
  • i7-2820QM (mobile)
  • i7-2720QM (mobile)
  • i7-2630QM (mobile)
  • i7-2635QM (mobile)
  • i7-2620M (mobile)
  • i7-2649M (mobile)
  • i7-2629M LV (mobile)
  • i7-2657M (mobile)
  • i7-2617M (mobile)
  • i7-2600K (desktop)
  • i7-2600S (desktop)
  • i7-2600 (desktop)
Intel Core i5:
  • i5-2540M (mobile)
  • i5-2520M (mobile)
  • i5-2410M (mobile)
  • i5-2537M (mobile)
  • i5-2500K (desktop)
  • i5-2500S (desktop)
  • i5-2500T (desktop)
  • i5-2500 (desktop)
  • i5-2400 (desktop)
  • i5-2400S (desktop)
  • i5-2390T (desktop)
  • i5-2300 (desktop)
Intel Core i3:
  • i3-2310M (mobile)
  • i3-2120 (desktop)
  • i3-2100 (desktop)
  • i3-2100T (desktop)
Selain 29 seri prosesor di atas, Intel juga akan meluncurkan beberapa seri chipset desktop dan mobile baru untuk mendukung prosesor-prosesor Sandy Bridge. Salah satunya adalah seri chipset P67 yang pertama kali diperkenalkan.

Prosesor-prosesor ini akan diluncurkan secara bertahap, dimulai dari acara CES 2011 yang akan dilaksanakan beberapa hari lagi.


Senin, 06 Desember 2010

Mengintip Wajah Baru Facebook 2011

Posted On 15.04 by Ruffy 0 komentar








Tahun baru, wajah baru. Facebook pun demikian. Melalui acara “60 Menit” yang ditayangkan tadi malam, CEO Facebook, Mark Zuckerberg beserta tim Facebook lainnya mengumumkan peluncuran tampilan Facebook terbaru.
Dalam desain yang baru ini, profil pengguna akan ditampilkan lebih terbuka. Informasi vital seperti tanggal ulang tahun, pekerjaan, pendidikan, lokasi asal, dan status hubungan akan ditampilkan pada bagian atas halaman profile si pemilik. Di sana juga akan ditampilkan foto-foto terbaru yang di-tag oleh teman kita. Meski demikian, Facebook tetap akan mengatur privasi akun kepada si empunya, informasi mana saja yang boleh ditampilkan.
Di profil yang baru ini juga terdapat feature kesukaan pengguna, mulai dari aktivitas, atlet favorit, tim favorit, dan masih banyak lagi. Seperti dilansir dari TechCrunch, pada kesempatan yang sama, “60 Menit” juga sempat mewawancara perihal Facebook mobile. Mengingat saat ini sebanyak 200 juta lebih pengguna mengakses Facebook dari perangkat mobile-nya.
Zuckerberg mengungkapkan, wajah baru Facebook ini akan segera direalisasikan tahun 2011 mendatang


Kamis, 18 November 2010

Goorme, Panduan Berburu Makanan

Posted On 05.59 by Ruffy 0 komentar



Banyak portal, blog, dan milis yang berkaitan dengan makanan. Umumnya menyajikan daftar lokasi kuliner, cerita cita rasa, dan ajang berbagi resep. Namun, Goorme menawarkan sesuatu yang beda.
Portal kuliner Goorme mengusung konsep mobile food guide. Di dalamnya, terdapat direktori berisi data ratusan tempat kuliner di berbagai kota di tanah air.

Informasi yang disediakan Goorme bukan sebatas nama restoran, alamat, nomor telepon, dan peta lokasi. Daya tarik unggulan Goorme justru terletak pada keberadaan daftar menu setiap restoran, mayoritas lengkap dengan foto dan harga tiap sajian. Kalau resto tersebut sedang mengadakan promo tertentu, infornya pun disediakan.
Goorme juga ramah terhadap pengguna ponsel. Soalnya, cukup mengakses http://m.goorme.com, pengguna dapat mencari tempat kuliner yang sesuai selera di lokasi tujuan. Misalnya, pengguna ingin pergi ke daerah Senayan – Jakarta dan sedang ingin makan ayam, tinggal ketik “Ayam @ Senayan” pada kotak pencarian.
Selain itu, banyak fasilitas personalisasi yang bisa dicoba pengguna terdaftar, seperti menu halal dan vegetarian serta pengingat jenis kartu kredit. Opsi ini dimaksudkan supaya hasil pencarian lebih spesifik dan relevan.
Goorme dipublikasikan sejak Februari 2010 dengan direktori berjumlah ratusan tempat makan, paling banyak di Jakarta dan Surabaya. 
Pasalnya, pendiri PT Sitoes Indonesia, perusahaan tempat Goorme bernaung, ialah orang asli Surabaya. Mereka adalah Ivan Sielegar yang kini berperan sebagai Chief Innovation Officer dan Harry Soetardjo (Chief Executive Officer).
Baru-baru ini, Goorme terpilih menjadi satu dari 24 pemenang SparxUp Awards 2010, ajang apresiasi bagi para pelaku bisnis perintis (startup) lokal. Goorme meraih penghargaan untuk kategori The Best WAP.
Selain bisa dikunjungi portal dan situs mobile-nya, Goorme aktif juga membagi informasi lewat jejaring sosial seperti Facebook Fan Page dan Twitter.


Apakah Facebook Lebih Populer dari Google?

Posted On 05.55 by Ruffy 0 komentar




Hitwise melaporkan  bahwa Facebook berhasil mengungguli Google, yakni menjadi situs terpopuler untuk wilayah Amerika Serikat.
Demikian menurut hasil perhitungan yang dilakukan hingga 13 Maret 2010 lalu.
“Facebook.com baru-baru ini juga berhasil meraih peringkat #1 pada malam Natal, hari Natal, dan Tahun Baru. prestasi tersebut juga berhasil diraih pada akhir pekan tanggal 6 dan 7 Maret lalu,” ujar Heather Dougherty (analis Hitwise).
“Kunjungan ke Facebook.com mengalami lonjakan pada minggu lalu sebesar 185% dibandingkan minggu yang sama pada tahun 2009. Sementara itu, kunjungan ke Google.com meningkat 9% selama rentang waktu yang sama,” imbuh Dougherty.
Sementara itu, statistik ECommerceNews terbaru mencatat bahwa pembangunan adalah “kemenangan utama” bagi Facebook. “Memilih jaringan sosial sebagai situs nomor satu pastnya akan berpengaruh terhadap jumlah pengiklan dan investor. Hal ini sekaligus berakibat langsung pada peningkatan pendapatan,” jelas Hitwise melalui sebuah blog resmi.
Dlama kasus ini mungkin berlaku efek bola salju, di mana orang-orang akan suka menjadi bagian dari sesuatu yang tengah popular, seperti Facebook.com.


Jeffrey Cole: Umur Facebook Tinggal 5 Tahun Lagi!

Posted On 05.40 by Ruffy 0 komentar




Jejaring sosial terbesar saat ini, Facebook, diprediksi bakal sepi peminat dalam lima tahun mendatang.
Hal tersebut diungkapkan oleh Jeffrey Cole, seorang ahli digital konsumen dalam sebuah forum pemasaran digital di Sydney, Australia. Walaupun saat ini Facebook berhasil menyedot pengguna sebanyak setengah miliar dari seluruh penjuru dunia, namun hal tersebut akan berahir dalam 5 tahun ke depan. Demikian Cole membeberkan ramalannya.
Melalui Curiermail, Direktur World Internet Project ini menambahkan, meski belum lama ini Facebook meluncurkan layanan emailnya, namun prediksinya hal itu tetap tidak akan bertahan lama. Pasalnya, situs pertemanan garapan Mark Zuckerberg ini dinilai hanya mengacu pada selera remaja yang cenderung berubah-ubah.
Hal yang sama juga pernah terjadi pada MySpace. Kala itu Cole juga sudah memprediksi nasib MySpace 4 tahun sebelumnya. Namun menurutnya, masa ‘pensiun’ Facebook’ akan berlangsung lebih lama ketimbang MySpace maupun Bebo.
 “Hal yang sama juga akan terjadi dengan Facebook, hanya saja itu akan memakan waktu lebih lama,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Direktur Centre for the Digital Future di Universitas Southern Califormia, Amerika Serikat.
“Facebook memang tidak akan tergantikan oleh situs pertemanan lainnya, hanya saja para pengguna Facebook akan beralih ke situs pertemanan lainnya,” imbuh Cole.


Rabu, 10 November 2010

Pengenalan Android

Posted On 17.35 by Ruffy 0 komentar

Android adalah sistem operasi Mobile Phone berbasiskan Linux. Android bersifat open source yang source codenya diberikan secara gratis bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka agar dapat berjalan di Android.Pada mulanya, Android adalah salah satu produk besutan dari Android Inc., namun Google mengakuisisi Android Inc., dan semua kekayaan intelektual milik Android Inc. diperoleh Google Inc. yang kemudian mengembangkan kembali sistem Android.mengakuisi Android Inc..
Sekedar informasi Android Inc. adalah pendatang baru dalam hal membuat software untuk ponsel yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Kemudian dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium yang terdiri dari 34 perusahaan hadware, software, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile,  Nvidia, dll. Open Handset Alliance dibentuk untuk mengembangkan Android yang notabene nya adalah OS OpenSource pertama untuk Mobile Phone.
Pada tanggal 5 November 2007, dirilislah Android versi awal dimana Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubi, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler.  Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler.
Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler. hingga sekarang telah banyak ponsel ber-OS Android yang hadir dipasaran, dimulai dari Google Nexus One, HTC Legend, Sony Ericcson Xperia X10, Samsung Galaxy S dan masih banyak lagi.
Keunggulan Android diantaranya :
1. Keterbukaan
  • Android menyediakan akses ke fungsi dasar perangkat mobile menggunakan standar panggilan ke API.
2. Penghancuran perbatasan
  • Anda dapat menggabungkan informasi dari Internet ke dalam telepon, seperti informasi kontak, atau data pada lokasi geografis untuk mendapatkan kesempatan baru.
3. Kesamaan aplikasi
  • Untuk Android ada perbedaan antara telepon utama aplikasi dan perangkat lunak lain, anda bahkan dapat mengubah program untuk memutar nomor, atau screen saver.
4. Cepat dan mudah perkembangan
Dalam SDK memiliki semua yang anda butuhkan untuk membuat dan menjalankan aplikasi Android, termasuk simulator ini instrumen, dan alat debugging maju.

Google mengibaratkan Android sebagai sebuah tumpukan software. Setiap lapisan dari tumpukan ini menghimpun beberapa program yang mendukung fungsi-fungsi spesifik dari sistem operasi. Berikut ini susunan dari lapisan – lapisan tersebut jika di lihat dari lapisan dasar hingga lapisan teratas:
a. Linux Kernel
Tumpukan paling bawah pada arsitektur Android ini adalah kernel.
b. Android Runtime
Lapisan setelah Kernel Linux adalah Android Runtime.Android Runtime ini berisi Core Libraries dan Dalvik Virtual Machine. Core Libraries mencakup serangkaian inti library Java, artinya Android menyertakan satu set library-library dasar yang menyediakan sebagian besar fungsi-fungsi yang ada pada library-library dasar bahasa pemrograman Java.
c. Libraries
Bertempat di level yang sama dengan Android Runtime adalah Libraries.  Android menyertakan satu set library- library dalam bahasa C/C++ yang digunakan oleh berbagai komponen yang ada pada sistem Android.
d. Application Framework
Lapisan selanjutnya adalah application framework, yang mencakup program untuk mengatur fungsi-fungsi dasar  smartphone. Application Framework merupakan serangkaian tool dasar seperti alokasi resource smartphone,
aplikasi telepon, pergantian antar – proses atau program, dan pelacakan lokasi fisik telepon.
e. Application
Di lapisan teratas bertempat pada aplikasi itu sendiri. Di lapisan inilah anda menemukan fungsi-fungsi dasar smartphone seperti menelepon dan mengirim pesan singkat, menjalankan web browser, mengakses daftar kontak,
dan lain-lain. Bagi rata-rata pengguna, lapisan inilah yang paling sering mereka akses. Mereka mengakses fungsi- fungsi dasar tersebut melalui user interface.
Semoga bermanfaat


Minggu, 07 November 2010

NVIDIA GeForce GTX 580 Terbaru akan 20 Persen Lebih Cepat & Segera Meluncur

Posted On 03.44 by Ruffy 0 komentar

Generasi berikut VGA card berbasis chipset grafis NVIDIA Fermi, yaitu GeForce GTX 580,  telah diumumkan akan dipasarkanpada akhir November atau Desember awal. Desain vga card ini memungkinkan peningkatan 20 persen lebih cepat daripada GTX 480. Peluncuran ini akan diikuti  rilis vga card mainstream pada 2011 menggunakan arsitektur GF112, GF119  dan GF114 , yang sebagian besar sama dengan arsitektur yang digunakan GF110 GTX 580 .

Sumber dari Digitimes menambahkan bahwa desain arsitektur chipset Kepler NVIDIA, yang dibangun di atas proses 28nm, akan mulai menggantikan Fermi  menjelang akhir tahun 2011, dengan penerusnya bernama Maxwell yang jatuh tempo pada tahun 2012.
Sebagian besar perbedaan kinerja disebabkan oleh lompatan besar dalam jumlah unit tekstur: yang meningkat dari 60 di GTX 480 menjadi sejumlah 128 di GTX 580, yang memungkinkan menangani tekstur lebih simultan dan efek terkait sekaligus. Lebih lanjut akan menggunakan sejumlah 512 inti shader  (efek visual)  yang meningkat dari 448 saat ini. Sebuah bus memori 512-bit dan memori GDDR5 akan menyediakan bandwidth ekstra. (sumber)
Anda ingin melihat gambaran rencana NVIDIA untuk chip grafisnya berikut ini:


Keyboard Sentuh Tenaga Surya untuk Notebook dari AUO

Posted On 03.35 by Ruffy 0 komentar


AU Optronics (AUO) telah mengembangkan solusi pertama di dunia sentuh keyboard bertenaga surya untuk  notebook. Keyboard sentuh tenaga solar berukuran 14 inci menggunakan tenaga listrik dari cahaya alami dan buatan. Dengan keyboard ini  diharapkan dapat mengurangi pemakaian daya sebesar 20%.

Solusi keyboard AUO surya terdiri dari sebuah panel surya di cover notebook dan panel keyboard. Keyboard bertenaga surya transparan akan dipamerkan pada 10 November di International FPD 2010 mendatang selama November 10-12 di Chiba, Jepang.


Rabu, 03 November 2010

Digg.com Berubah Wajah ke Versi 4 Terbaru

Posted On 18.37 by Ruffy 0 komentar

Anda yang suka berselancar di dunia web pasti sudah mengenal atau mendengar atau bahkan sering mengunjungi situs Digg.com tempat di mana kita menemukan link-link terbaru yang hot dalamb erbagai kategori. Digg memang ditujukan menjadi tempat di mana orang-orang menemukan konten menarik serta membuat percakapan seputar konten tersebut.

Ada 3 macam yang diutamakan dalam versi baru Digg.com terbaru ini:
1. Kecepatan, dalam mengirim artikel, load halaman maupun ngeDigg konten
2. Personalisasi
3. Pertemanan dan Berbagi
Anda bisa melihat tampilan Digg.com untuk personalisasi berikut:


Asus G73Jw Notebook Gaming 17 Inci Terbaru dengan GeForce GTX 460M 1.5 GB DDR5

Posted On 18.34 by Ruffy 0 komentar

Asus G73Jw Notebook Gaming 17 Inci Terbaru dengan GeForce GTX 460M 1.5 GB DDR5


ASUS G73JW adalah notebook gaming terbaru yang canggih dengan monitor 17,3 inci  yang didukung oleh kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 460M . Awal tahun ini Asus G73JH dengan ATI Radeon 5870, sekarang produk Asus terbaru memanfaatkan GPU NVIDIA.
Soal grafis notebook ini sudah pasti mumpuni dan suara juga ga kalah dengan adanya teknologi surround audio EAX dan THX.

Spesifikasi ASUS G73JW-A1 :
  • 17.3-inch Full HD (1920×1080) layar dengan backlighting LED
  • Windows 7 Home Premium 64-bit
  • Prosesor Intel Core i7-740QM (1.73GHz/2.93GHz Turbo Mode, cache L3 6MB)
  • NVIDIA GeForce GTX 460M dengan 1.5GB memori GDDR5
  • 8GB DDR3-1066 RAM (4×2GB)
  • Dua 500GB 7200RPM hard drive (Seagate Momentus 7200.4/ST9500420AS) (non-RAID)
  • Atheros AR9285 802.11n Wireless LAN adaptor
  • Built-in Bluetooth 2.1 + EDR
  • Blu-ray reader/8X DVD Super Multi drive
  • Dua tahun garansi terbatas (satu tahun di baterai) dengan satu tahun perlindungan kerusakan akibat kecelakaan
  • 8-cell battery pack (14.8V, 5200mAh, 75Wh)
  • Berat: £ 8,79
  • Dimensi: 16.3 “(W) x 12.6″ (D) x 1.8 “(H)
  • Harga: $ 1,745 atau 15 jutaan rupiah


Selasa, 02 November 2010

Search Engine Baru, Blekko.com Dirilis

Posted On 21.37 by Ruffy 0 komentar






Search engine atau mesin pencari Blekko.com mulai dirilis dalam versi beta pada 1 November 2010. Kehadirannya menjadi layanan alternatif selain Bing dan Google. Proyek ini disokong dengan pendanaan sebesar 24 juta dollar AS dan mulai dibangun sejak tiga tahun lalu.

Blekko mengklaim search engine ini didesain untuk mengeliminasi spam yang jamak muncul dalam hasil pencarian dengan memasang tanda slashtag atau garis miring dalam setiap kata pencarian. Misalnya saja /aikido, /beatles, /wow, /twilight maupun /zen. User juga bisa membikin slashtag untuk dicatat dalam topik yang nantinya terdaftar di Blekko, menjadi follower slashtag yang sudah tersedia, dan melihat statistik atas tulisan maupun data yang sudah di-crawl oleh Blekko. Tak hanya itu, Blekko juga mengidentifikasi berapa banyaknya tulisan atau data yang dobel alias terduplikasi.

Blekko memungkinkan penggunanya untuk memodifikasi kolom di sebelah kiri sesuai dengan kebutuhan. Bahkan terbuka bagi pengguna untuk membikin slashtag. Hanya saja, tetap mensyaratkan untuk login terlebih dahulu.

Blekko telah diuji coba dengan 8.000 orang yang membikin 3.000 slashtag yang berbeda. Tak kurang dari 11 persen existing user kembali menyambangi Blekko saban minggunya.

CEO Blekko Rich Skrenta dan pendiri Blekko Mike Markson tak memiliki target yang muluk-muluk dalam waktu dekat. Namun, keduanya percaya, bila situs yang mereka bangun ini mendapat kunjungan satu hingga dua juta kunjungan saban hari maka akan mampu meraup untung. (kompas)


Hasil Test: Harddisk Hitachi Paling Awet, Seagate Paling Gampang Rusak

Posted On 06.20 by Ruffy 0 komentar






Sebuah studi dari Storelab, sebuah perusahaan perbaikan data baru baru ini mengeluarkan informasi penting tentang umur harddisk. Data dikumpulkan dalam jangka waktu lama, sesuai dengan pemakaian dan kerusakan harddisk yang mereka temukan.
Laporan ini menjadi kontroversi mengingat banyak harddisk cacat atau rusak yang dibuat oleh vendor pabrikan, dan pentingnya data yang disimpan pada harddisk komputer.
Penguna komputer, khususnya pembeli komputer secara lengkap tidak pernah tahu apa merek harddisk yang mereka gunakan. Terkadang banyak pembeli terbuai dengan masa garansi yang panjang, dan menjamin bahwa harddisk mereka akan digantikan bila rusak. Harddisk rusak akan diganti, bagaimana dengan nasib data penting. Bisa dijawab oleh produsen harddisk "tanyakan pada rumput yang bergoyang".
Harddisk untuk home PC mungkin akan kehilangan data penting seperti file musik atau foto yang menjadi koleksi pribadi. Tetapi bagi kalangan profesional, data penting yang dibuat berbulan bulan bisa saja hilang oleh rusaknya harddisk.
Berapa lama umur harddisk bisa bekerja. Jawabannya tidak pernah sama. Satu vendor umumnya bisa mencapai 3.5 tahun, tetapi ada yang lain hanya sampai 1.5 tahun. Kapasitas dan model membedakan kualitas sebuah dan umur pemakaian sebuah harddisk.

Tentang produsen pembuat harddisk, pemakai, persentasi kerusakan dan umur pemakaian
Secara umum ada 6 produsen besar pembuat harddisk yaitu Fujitsu / Toshiba, Hitachi, Samsung, Seagate, dan Western Digital.
Pada penelitian dilakukan dari 4000 unit harddisk lebih dengan format 3.5 dan 2.5 inch. Storelab melakukan perbandingan dari data yang dikumpulkan sesuai klasifikasi produk, merek dan kapasitas serta model.
Menurut iSuppli , pemakaian harddisk pada pasar komputer. Seagate memimpin penjualan harddisk Dunia, di ikuti oleh Western Digital

Menurut data Storelab yang didapat dari catatan kerusakan harddisk yang ada pada mereka. Kerusakan harddisk terbesar terjadi pada produk terbesar yaitu Seagate yang memimpin penjualan harddisk di Dunia. Hampir 2x lipat dari pangsa pasar harddisk yang ada, setara 31%
Walaupun pemakaian harddisk di Rusia hanya berjumlah 40% saja dari seluruh merek harddisk Seagate. Tetapi kerusakan harddisk dari produsen lain jauh lebih rendah, seperti Hitachi dan Western Digital hanya tercatat 11% dibawahnya.
Di bawah ini menurut data statistik kerusakan harddisk menurut persentasi. Probabilitas dari angka di bawah ini menunjukan semakin besar jumlah harddisk yang rusak yang didapat oleh StoreLab

Indikator kedua digunakan menurut umur pemakaian dan berapa lama harddisk mampu bekerja sebelum rusak.
Perancang harddisk seperti Insinyur pembuat harddisk boleh mengatakan harddisk mereka mampu bekerja bertahun tahun bahkan puluhan tahun. Tetapi kesimpulan yang mereka lakukan hanya dilakukan berdasarkan angka, dan bukan test sebenarnya. Mengingat tidak mungkin sebuah harddisk baru dijual setelah dilakukan uji coba bertahun tahun untuk mendapatkan angka MTBF.
Apa yang mengejutkan dari data yang di dapat oleh StoreLab. Harddisk ternyata ada yang umurnya hanya 1.5 tahun saja. Sedangkan terlama bekerja dari merek Hitachi dan Western Digital, mampu bekerja sampai 3.5 tahun sebelum terindikasi rusak.
Dari merek Seagate hanya tipe 7200.10 yang mampu bekerja lebih dari 3 tahun. Samsung dan Toshiba/Fujitsu juga bernasib sama, hanya bekerja dalam waktu 1.5 sampai 2 tahun saja dan masuk ke StoreLabs untuk dilakukan forensik data.