-

Slider-1-Title-Here

Mungkin teman2 pernah suatu kali menemukan file ZIP / RAR / PDF yg tdk bisa dibuka, lantaran dibutuhkan password utk membukanya. Mungkin di warnet, komputer kampus yg di-share, ato juga komputer temen yg mau di-oprek2..hehe. Pastinya pemilik file tsb menganggap filenya sangat penting & rahasia. Nah, buat yg kena penyakit “penasaran-abis-sampe-ga-bisa-tidur-semalaman” ya bolehlah kita selidiki sedikit apa isinya file itu. Asal dgn niat baik (lho?) dan tidak bermaksud lebih, hanya kita gunakan utk kepentingan pribadi saja.. Ok, singkatnya kita pake sebuah tools, lebih tepatnya 3 tools, karna buat menjebol ZIP, RAR & PDF butuh software yg berbeda.

Dampak Negatif Sinyal Wi-Fi terhadap tubuh

Bahaya Wi-Fi. Wi-fi (wireless fidelity) yang lebih dikenal sebagai jaringan lokal nirkabel semakin populer terutama di negara-negara maju dan berkembang.namun ternyata berpengaruh juga terhadap tubuh kita. Mau tahu? Di balik kemudahan yang ditawarkan wi-fi, ada beberapa keyakinan publik yang menganggap wi-fi berdampak negatif terhadap kesehatan. Mereka yang tidak setuju dengan kehadiran wi-fi beralasan radiasi elektro magnetik dari wi-fi bisa menyebabkan nyeri di kepala, gangguan tidur dan mual-mual, terutama bagi mereka yang electrosensitive. Tapi benarkah wi-fi berbahaya bagi kesehatan? .

Slider-3-Title-Here

Saat ini notebook terbaru yang memakai prosesor Intel sudah mulai memakai keluarga Intel Core i. Ada yang dinamakan Core i3, Core i5, dan Core i7. Ketiganya adalah pengganti resmi dari jajaran prosesor Intel Core2 (Core2 solo, Core2 Duo, Core2 Quad). Perbaikan apa saja yang ditawarkan dengan jajaran Core i ini? Kami akan coba jelaskan sesederhana mungkin mengenai jajaran baru prosesor notebook ini..

Kamis, 11 November 2010

Yang Perlu Diketahui Tentang Chipset

Posted On 16.35 by Ruffy 0 komentar

Apakah chipset itu? Apa fungsinya? Apakah penting? Apa pengaruhnya terhadap kinerja komputer? Pada postingan kali ini, kita akan coba untuk membahasnya.
Chipset adalah nama yang diberikan kepada sekumpulan chip (karena itu dinamakan chipset) yang digunakan pada motherboard.
Pada PC generasi awal, motherboard menggunakan bermacam-macam integrated circuits. Jadi memerlukan banyak chip untuk membuat rangkaian yang diperlukan agar komputer dapat bekerja. Pada gambar 1 di bawah ini, Anda bisa melihat gambar motherboard dari PC XT.
motherboard PC XT
gambar 1: motherboard PC XT
Setelah beberapa lama perusahaan pabrikan chip mulai mengintegrasikan beberapa chip ke dalam chip yang lebih besar. Jadi, daripada menggunakan banyak chip kecil, sekarang sebuah motherboard dapat menggunakan setengah lusin chip yang lebih besar.
Pengintegrasian terus berlanjut dan sekitar pertengahan 1990-an motherboard menggunakan hanya dua atau bahkan 1 chip besar. Pada gambar 2 bisa Anda lihat motherboard 486 kira-kira tahun 1995 menggunakan dua chip besar dengan seluruh fungsi yang diperlukan untuk menggerakkan motherboard.
motherboard 486, model ini hanya menggunakan dua chip besar
Gambar 2: motherboard 486, model ini hanya menggunakan dua chip besar.
Dengan keluarnya PCI bus, sebuah konsep baru, yang masih digunakan hingga kini, dapat digunakan untuk pertama kali: penggunaan bridge. Biasanya motherboard memiliki dua chip besar: north bridge dan south bridge. Terkadang ada beberapa pabrikan chip yang menggabungkan antara north bridge dan south bridge ke dalam satu chip saja; Dalam hal ini, motherboard hanya akan memiliki satu integrated circuit besar.
Dengan penggunaan bridges chipsets dapat dengan mudah distandardisasikan.
Chipsets dapat dibuat oleh beberapa perusahaan, seperti ULi (nama baru untuk ALi), Intel, VIA, SiS, ATI dan NVIDIA. Pada masa lalu ada UMC dan OPTi.
Permasalahan umumnya adalah untuk menggabungkan chipset dari pabrikan dengan motherboard dari pabrikan. Sebagai contoh, sebuah motherboard menggunakan sebuah chipset yang dibuat oleh Intel, maka bukan berarti Intel yang membuat board-nya. ASUS, ECS, Gigabyte, MSI, DFI, Chaintech, PCChips, Shuttle dan juga Intel adalah contoh beberapa pabrikan motherboard yang hadir di pasaran. Jadi pabrikan motherboard membeli chipset dari pabrikan chipset dan membangunnya. Sebenarnya ada aspek yang sangat menarik dari hubungan ini. Untuk membangun sebuah motherboard, pabrikan dapat mengikuti standard proyek dari pabrikan chipset, yang disebut juga “reference design”, atau dapat juga membuat proyeknya sendiri, memodifikasi beberapa hal dalam rangka untuk memberikan kinerja atau fitur yang lebih baik.
North Bridge
Chip North Bridge disebut juga MCH (Memory Controller Hub) terhubung langsung kepada CPU dan memiliki fungsi:
  • Memory controller (*)
  • AGP bus controller (jika tersedia)
  • PCI Express x16 controller (jika tersedia)
  • Interface untuk transfer data dengan south bridge
(*) Kecuali untuk CPU socket 754, socket 939 dan socket 940 (CPU dari AMD seperti Athlon 64), karena pada CPU ini, memory terletak dalam CPU itu sendiri, tidak pada north bridge.
Beberapa chip north bridge juga mengontrol jalur PCI Express x1. Pada chipset PCI Express lainnya maka tugas South Bridge yang mengendalikan jalur PCI Express x1. Pada bahasan ini kita akan asumsikan bahwa south bridge adalah komponen yang bertanggung jawab untuk mengontrol jalur PCI Express, namun perlu diingat bahwa hal ini dapat memiliki banyak variasi tergantung pada model chipset.
Pada Gambar 3 dapat Anda lihat sebuah diagram yang menjelaskan tugas dari north bridge pada komputer.
tugas north bridge
gambar 3: North Bridge
Seperti yang dapat Anda lihat, CPU tidak mengakses langsung memory RAM atau video card, adalah north bridge yang bertugas mengakses peralatan-peralatan tersebut. Oleh karena itu, chip north bridge memiliki tugas vital dalam kinerja komputer. Jika chip north bridge memiliki memory controller yang lebih baik dari north bridge lainnya, maka kinerja komputer secara keseluruhan akan lebih baik. Itulah mengapa Anda dapat memiliki dua motherboard yang memiliki tipe prosessor sama dan menghasilkan kinerja yang berbeda.
Seperti yang dijelaskan, pada CPU Athlon 64, memory controller ditanamkan dalam CPU dan karenanya hampir tidak ada perbedaan kinerja diantara motherboard dari platform ini.
Semenjak memory controller terletak pada north bridge, maka chip ini yang membatasi tipe dan jumlah maksimum memory yang dapat Anda miliki dalam system (pada Athlon 64, CPU yang mengatur batasan-batasan ini).
Koneksi antara north bridge dan south bridge dilakukan melalui sebuah bus. Pada awalnya menggunakan PCI bus, namun kemudian digantikan dengan dedicated bus.
South Bridge
Chip south bridge juga disebut ICH (I/O Controller Hub) terhubung dengan north bridge dan bertugas untuk mengontrol peralatan I/O dan peralatan on-board, seperti:
  • Port drive hard disk (Port ATA Parallel dan Serial)
  • Port USB
  • Audio on-board (*)
  • LAN on-board (**)
  • PCI bus
  • Jalur PCI Express (jika tersedia)
  • Real Time Clock (RTC)
  • Memory CMOS
  • Peralatan legacy seperti interrupt controller dan DMA controller.
(*) Jika south bridge memiliki audio controller built-in, maka akan butuh sebuah chip eksternal yang disebut codec (kependekan dari coder/decoder) untuk dapat beroperasi.
(**) Jika south bridge memiliki network controller built-in, maka akan butuh chip eksternal yang disebut phy (kependekan dari physical) untuk dapat beroperasi.
South bridge juga dihubungkan dengan dua chip lainnya yang tersedia pada motherboard: chip ROM yang lebih dikenal dengan BIOS, dan chip Super I/O, yang bertugas mengontrol peralatan legacy seperti port serial, port parallel dan drive floppy disk.
Pada Gambar 4 dapat Anda lihat sebuah diagram yang menjelaskan aturan dari south bridge pada komputer.
aturan south bridge
Gambar 4: South Bridge
Seperti yang dapat Anda lihat, south bridge dapat mempengaruhi performa drive hard disk, komponen ini tidak mempengaruhi secara kritis performa komputer seperti north bridge. South bridge lebih menitikberatkan pekerjaannya pada fitur-fitur yang dimiliki motherboard Anda ketimbang performa komputer secara keseluruhan. South bridge yang mengatur jumlah (dan kecepatan) dari port USB dan jumlah juga tipe (regular ATA atau Serial ATA) dari port drive hard disk yang dimiliki motherboard Anda.
Inter-Bridge Architecture
Ketika konsep bridge mulai digunakan, komunikasi antara north bridge dan south bridge dilakukan melalui bus, sperti yang terlihat pada Gambar 5. Permasalahannya adalah bandwidth yang tersedia untuk PCI bus – 132 MB/s – dibagi-bagi antara semua peralatan PCI pada system dan peralatan yang terhubung dengan south bridge – khususnya drive hard disk. Pada saat itu, hal ini bukanlah suatu permasalahan, karena transfer rate maksimum hard drive hanya 8 MB/s dan 16 MB/s.
komunikasi antara north dan south bridge dengan PCI bus
Gambar 5: Komunikasi antara north dan south bridge dengan menggunakan PCI bus
Namun ketika high-end video cards (pada waktu itu, video card adalah PCI) dan high-performance hard disk drive dikeluarkan, maka muncullah kekacauan. Kita ambil contoh pada drive hard disk modern ATA/133 yang secara teori memiliki rate transfer maksimum sama dengan PCI bus. Jadi secara teori sebuah hard drive ATA/133 akan menyedot seluruh bandwidth, memperlambat kecepatan komunikasi antara seluruh peralatan yang terhubung ke PCI bus.
Untuk high-end video cards, solusinya adalah dengan membuat sebuah bus baru yang terkoneksi secara langsung dengan north bridge, yang disebut AGP (Accelerated Graphics Port).
Solusi akhir datang ketika pabrikan chipset mulai menggunakan pendekatan baru: menggunakan sebuah dedicated high-speed bus antara north dan south bridge dan menghubungkan peralatan PCI bus ke south bridge.
komunikasi antara north dan south bridges menggunakan dedicated bus
Gambar 6: Komunikasi antara north dan south bridge dengan menggunakan dedicated bus
Ketika Intel mulai menggunakan arsitektur ini, maka bridges disebut dengan “hubs”, north bridge menjadi MCH (Memory Controller Hub) dan south bridge menjadi ICH (I/O Controller Hub). Ini hanyalah bagian dari nomenklatur dalam rangka untuk memudahkan mengenali arsitektur yang digunakan.
Proses penggunaan arsitektur baru yang digunakan motherboard pada saat ini, ketika CPU membaca data dari hard drive, data ditransfer dari hard drive kepada south bridge, kemudian ke north bridge (menggunakan dedicated bus) dan kemudian CPU (atau langsung ke memory, jika metode Bus Mastering – a.k.a DMA – sedang digunakan). Seperti yang Anda lihat, PCI bus tidak digunakan sama sekali pada transfer ini, yang tidak terjadi pada arsitektur sebelumnya.
Kecepatan dari dedicated bus ini tergantung pada model chipset. Contohnya, pada chipset Intel 925X, bus ini memiliki kecepatan transfer maksimum 2 GB/s. Pabrikan menyebut bus ini dengan nama yang bermacam-macam:
  • Intel: DMI (Direct Media Interface) atau Intel Hub Architecture (*)
  • ULi/ALi: HyperTransport
  • VIA: V-Link
  • SiS: MuTIOL (**)
  • ATI: A-Link atau PCI Express
  • NVIDIA: HyperTransport (**)
(*) Interface DMI adalah yang terbaru. digunakan pada chipset i915 dan i925 dan menggunakan dua jalur data terpisah, satu untuk transmisi data dan lainnya untuk penerima (full-duplex communication). Intel Hub Architecture, digunakan oleh chipset terdahulu, menggunakan jalur data yang sama untuk kedua transmisi dan penerimaan (half-duplex communication).
(**) Beberapa NVIDIA dan chipset SiS hanya menggunakan satu chip, contohnya fungsi baik north dan south bridge diintegrasikan ke dalam satu chip saja.
Pada Radeon Xpress 200 dari ATI, komunikasi antara north dan south bridge menggunakan dua jalur PCI Express. Hal ini tidak mempengaruhi performa sistem, karena tidak seperti PCI, bus PCI Express tidak dibagikan ke semua peralatan PCI Express. Ini merupakan solusi point-to-point, yang artinya bus hanya menghubungkan dua peralatan, yaitu receiver dan transmitter; tidak ada peralatan lain yang dapat disambungkan kepada koneksi ini. Satu jalur digunakan untuk transmisi data dan lainnya untuk penerimaan data (full-duplex communication).
HyperTransport bus juga menggunakan jalur data terpisah, satu untuk transmisi data dan lainnya untuk penerimaan (full-duplex communication).
Jika Anda ingin mengetahui lebih detil penjelasan mengenai chipset, buka saja website dari pabrikan chipset-nya. Anda bisa mendapatkan daftar pabrikan chipset dan website mereka di sini.
Mungkin Anda bertanya-tanya apakah “peralatan on-board PCI” yang ada pada Gambar 5 dan 6. Peralatan On-board seperti LAN dan audio dapat dikontrol oleh chipset (south bridge) atau oleh sebuah chip controller tambahan. Apabila metode kedua yang digunakan, maka chip controller ini terhubung ke PCI bus.
Pabrikan Webiste Drivers
ALi http://www.ali.com.tw Drivers
ATI http://www.ati.com Drivers
Intel http://www.intel.com Drivers
nVidia http://www.nvidia.com Drivers
OPTi http://www.opti-inc.com Drivers
SiS http://www.sis.com Drivers
ULi http://www.uli.com.tw Drivers
Utron http://www.utron.com.tw Drivers
VIA http://www.via.com.tw Drivers
xPro http://www.pcchips.com Drivers


Rabu, 10 November 2010

Shortcut Keyboard Windows 7

Posted On 17.49 by Ruffy 0 komentar


Windows 7 sudah di-launching pada tanggal 22 oktober lalu dan banyak sekali yang sudah menggunakannya saat ini. Untuk itu, postingan kali ini akan berbicara mengenai shortcut keyboard windows 7 yang akan banyak membantu pekerjaan Anda menjadi lebih mudah dan cepat. Mungkin Windows 7 adalah operating system yang bisa dikatakan keyboard-friendly, karena tanpa harus menggunakan mouse, Anda sudah bisa melakukan docking jendela aplikasi, membuka aplikasi favorit Anda dengan cepat, dan masih banyak lagi. Satu yang mesti Anda lakukan adalah mengingat kombinasi tombolnya dan gunakan secara rutin hingga Anda terbiasa dan tidak lagi menggunakan ingatan Anda dalam melakukannya.
Shortcut Keyboard Windows 7
Pencarian Start-Menu: Tombol Windows
Ini adalah bawaan dari Vista, Anda cukup menekan tombol Windows untuk mengaktifkan menu start, dimana Anda bisa mengetikkan beberapa huruf dari nama program yang ingin Anda gunakan, setting control panel, Microsoft Word, atau apapun juga dan akhiri dengan menekan tombol Enter. Jadi kenapa harus menggunakan mouse?
Minimize (Hampir) Seluruh Jendela: Windows + Home
Kombinasi ini akan membuat seluruh jendela yang terbuka – kecuali yang sedang aktif – akan menjadi minimize dan akan kembali ke keadaan semula dengan menekan kombinasi tersebut sekali lagi.
Membuat seluruh jendela yang terbuka menjadi transparan: Windows + Spasi

Kombinasi keyboard ini sama dengan apabila Anda meletakkan pointer mouse pada tool transparency show desktop pada bagian pojok system tray taskbar. Hal ini sangat baik digunakan ketika Anda membutuhkan sesuatu yang ada pada bagian desktop namun tidak ingin me-minimize keseluruhan jendela yang terbuka. Caranya adalah dengan menekan tombol Windows + Spasi (tombol windows jangan dilepas), maka seketika seluruh jendela yang terbuka menjadi transparan dan desktop Anda akan terlihat, bila ingin mengembalikan ke keadaan semula, lepaskan tombol Windows.
Membuka dengan cepat aplikasi yang ada pada Taskbar: Windows + (1 – 9)
Seperti yang kita ketahui bersama, pada Windows 7 Anda bisa meletakkan aplikasi yang sering Anda gunakan pada Taskbar dengan fitur “pin”. Namun apakah Anda juga tahu bahwa aplikasi yang ada pada Taskbar ini memiliki nomor urut sesuai letaknya pada Taskbar dan memiliki hubungan dengan tombol shortcut Windows?
Coba Anda tekan “Windows + 1″, maka aplikasi yang telah di pin pada urutan pertama (paling kiri dekat tombol Start Menu) akan dibuka, “Windows + 2″ akan membuka aplikasi setelahnya, dan begitu seterusnya.
Dock Jendela Aktif: Windows + Panah Kiri atau Panah Kanan

Shortcut yang bagus bagi orang yang menggunakan monitor layar lebar, kombinasi ini melakukan docking pada jendela yang aktif ke setengah layar kiri atau setengah layar kanan(tergantung tombol arah mana yang Anda tekan), juga bisa maximize, restore dan minimize jendela.
Memperbesar Tampilan: Windows + (+)
Built-in Magnifier pada Windows 7 memungkinkan Anda untuk melakukan zoom dimanapun letak kursor Anda, cukup tekan tombol “Windows bersamaan dengan tombol +” untuk mengaktifkan magnifier dan memperbesar tampilan menjadi zoom level 200% atau lebih. Semakin banyak Anda menekan tombol “+”, maka zoom akan semakin besar. Anda dapat melakukan zoom out (memperkecil) dengan menekan tombol “Windows + (-)”.
Membuka Settingan Untuk Presentasi: Windows + P
Ini adalah shortcut yang sangat bagus digunakan bagi Anda yang sering melakukan presentasi bisnis atau pekerjaan dengan menggunakan laptop dan proyektor LCD. Dengan tombol “Windows + P” maka akan memunculkan panel pilihan untuk setting monitor. Klik “Duplicate” atau “Projector Only” untuk menampilkan presentasi Anda baik pada laptop dan LCD atau hanya proyektor LCD saja, atau pilihan “Extend” jika Anda ingin menggunakan dua monitor sehingga tampilannya menjadi ekstra besar.
Membuat Folder Baru: Ctrl + Shift + N
Lupakan cara lama untuk membuat folder baru. Pada Windows 7, yang Anda perlukan hanyalah menekan kombinasi tombol Ctrl-Shift-N, hal ini dapat Anda lakukan pada sembarang jendela explorer yang Anda inginkan, juga dapat dilakukan pada desktop. Setelah folder baru muncul, ketikkan namanya lalu akhiri dengan tombol “Enter”.


Pengenalan Android

Posted On 17.35 by Ruffy 0 komentar

Android adalah sistem operasi Mobile Phone berbasiskan Linux. Android bersifat open source yang source codenya diberikan secara gratis bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka agar dapat berjalan di Android.Pada mulanya, Android adalah salah satu produk besutan dari Android Inc., namun Google mengakuisisi Android Inc., dan semua kekayaan intelektual milik Android Inc. diperoleh Google Inc. yang kemudian mengembangkan kembali sistem Android.mengakuisi Android Inc..
Sekedar informasi Android Inc. adalah pendatang baru dalam hal membuat software untuk ponsel yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Kemudian dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium yang terdiri dari 34 perusahaan hadware, software, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile,  Nvidia, dll. Open Handset Alliance dibentuk untuk mengembangkan Android yang notabene nya adalah OS OpenSource pertama untuk Mobile Phone.
Pada tanggal 5 November 2007, dirilislah Android versi awal dimana Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubi, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler.  Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler.
Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler. hingga sekarang telah banyak ponsel ber-OS Android yang hadir dipasaran, dimulai dari Google Nexus One, HTC Legend, Sony Ericcson Xperia X10, Samsung Galaxy S dan masih banyak lagi.
Keunggulan Android diantaranya :
1. Keterbukaan
  • Android menyediakan akses ke fungsi dasar perangkat mobile menggunakan standar panggilan ke API.
2. Penghancuran perbatasan
  • Anda dapat menggabungkan informasi dari Internet ke dalam telepon, seperti informasi kontak, atau data pada lokasi geografis untuk mendapatkan kesempatan baru.
3. Kesamaan aplikasi
  • Untuk Android ada perbedaan antara telepon utama aplikasi dan perangkat lunak lain, anda bahkan dapat mengubah program untuk memutar nomor, atau screen saver.
4. Cepat dan mudah perkembangan
Dalam SDK memiliki semua yang anda butuhkan untuk membuat dan menjalankan aplikasi Android, termasuk simulator ini instrumen, dan alat debugging maju.

Google mengibaratkan Android sebagai sebuah tumpukan software. Setiap lapisan dari tumpukan ini menghimpun beberapa program yang mendukung fungsi-fungsi spesifik dari sistem operasi. Berikut ini susunan dari lapisan – lapisan tersebut jika di lihat dari lapisan dasar hingga lapisan teratas:
a. Linux Kernel
Tumpukan paling bawah pada arsitektur Android ini adalah kernel.
b. Android Runtime
Lapisan setelah Kernel Linux adalah Android Runtime.Android Runtime ini berisi Core Libraries dan Dalvik Virtual Machine. Core Libraries mencakup serangkaian inti library Java, artinya Android menyertakan satu set library-library dasar yang menyediakan sebagian besar fungsi-fungsi yang ada pada library-library dasar bahasa pemrograman Java.
c. Libraries
Bertempat di level yang sama dengan Android Runtime adalah Libraries.  Android menyertakan satu set library- library dalam bahasa C/C++ yang digunakan oleh berbagai komponen yang ada pada sistem Android.
d. Application Framework
Lapisan selanjutnya adalah application framework, yang mencakup program untuk mengatur fungsi-fungsi dasar  smartphone. Application Framework merupakan serangkaian tool dasar seperti alokasi resource smartphone,
aplikasi telepon, pergantian antar – proses atau program, dan pelacakan lokasi fisik telepon.
e. Application
Di lapisan teratas bertempat pada aplikasi itu sendiri. Di lapisan inilah anda menemukan fungsi-fungsi dasar smartphone seperti menelepon dan mengirim pesan singkat, menjalankan web browser, mengakses daftar kontak,
dan lain-lain. Bagi rata-rata pengguna, lapisan inilah yang paling sering mereka akses. Mereka mengakses fungsi- fungsi dasar tersebut melalui user interface.
Semoga bermanfaat


Enkripsi, Proteksi USB Disk Dengan Password

Posted On 17.31 by Ruffy 0 komentar

USB Disk atau USB stick atau flash disk adalah peralatan yang sering dibawa-bawa kemanapun Anda pergi. Flash disk ukurannya kecil dan mudah untuk dibawa, banyak orang yang menggunakannya untuk berbagi data dengan teman dan lainnya. Dengan seringnya flash disk berpindah tangan untuk proses perpindahan/peng-copy-an data, maka tingkat risikonya sangat tinggi untuk seseorang dapat mengakses data penting Anda (dimana data tersebut lebih berharga dibanding harga flash disk) dan kehilangannya. Bagaimana caranya untuk menghindari hal tersebut.
Pada postingan ini akan kita review tool gratis yang disebut Rohos Mini Drive yang akan mengizinkan Anda untuk membuat partisi yang dienkripsi dan tersembunyi pada flash disk Anda! Aplikasi ini bersifat portable dan end user (dengan siapa Anda berbagi data) tidak perlu memiliki program spesial pada pc mereka untuk dapat mengakses file pada partisi yang tersembunyi, karena bisa dibawa melalui flash disk yang sama. End user hanya perlu mengetahui password dari volumen flash disk yang diproteksi.
Partisi yang Anda buat dengan menggunakan Rohos Mini Drive tidak dapat langsung terlihat ketika flash disk dicolok pada USB komputer. Partisi ini tersembunyi dan hanya bisa ketika Anda menjalankan aplikasi Rohos (yang ada dalam flash disk) dan memasukkan password yang benar, maka partisi tersembunyi dapat terlihat. Rohos Mini Drive tidak membutuhkan administrative privileges untuk dapat dijalankan. Rohos Mini Drive sangat berguna ketika Anda ingin mengakses data penting pada flash disk dengan mencoloknya pada komputer publik dimana Anda tidak memiliki hak administratif.
Fitur dari Rohos Mini Drive
  1. Membuat partisi enkripsi virtual dalam ruang kosong flash disk.
  2. Mendeteksi konfigurasi flash disk secara otomatis dan membuat ekripsi partisi.
  3. Portable application dapat bekerja dengan partisi yang terenkripsi pada komputer lain tanpa hak Administrator. Anda bisa menjalankannya langsung dari flash disk.
  4. Partisi yang terenkripsi diproteksi dengan password.
  5. Enkripsi otomatis.
  6. Algoritma enkripsi: AES 256 bit. Menggunakan NIST compliant encryption standard.
  7. Virtual Keyboard – untuk memproteksi password enkripsi dari keylogger.
  8. Autorun Folder – Shortcut akan jalan secara otomatis ketika ada koneksi disk.
  9. File Virtualization – Membuka file pada PC dengan hak Admin via Rohos Disk Browser dengan aplikasi yang terhubung.
  10. Batas ukuran partisi yang dienkripsi adalah 2GB.
Program Rohos Mini Drive tidak membuat partisi nyata pada flash disk. Maka dari itu hanya akan muncul satu drive saja ketika Anda mencolok flash disk ke USB komputer Anda. Drive kedua akan muncul setelah Anda memasukkan password yang benar.
Bagaimana menginstall Rohos Mini Drive
Walaupun Rohos Mini Drive bersifat portable dan tidak memerlukan hak administratif untuk menggunakannya pada flash disk, langkah pertama untuk membuat sebuah enkripsi, flash disk yang terproteksi dengan password, Anda perlu menginstall dan menjalankan aplikasinya pada PC Anda. Ini akan membutuhkan hak administratif.
  • Download Rohos Mini Drive
  • Klik dua kali file exe yang telah didownload dan jalankan.
  • Pilih bahasa yang diinginkan. Tersedia bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Belanda, Italia dan Portugis.
  • Lanjutkan wizard sesuai instruksi instalasinya.
Bagaimana membuat partisi USB yang aman, terenkripsi, dan terproteksi password
Setelah menginstall Rohos Mini Drive pada PC Anda, Anda bisa melanjutkan untuk membuat partisi USB aman, terenkripsi, terproteksi password dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
  • Buka aplikasi Rohos Mini Drive dari ikon shortcut pada desktop Anda atau dari menu start.
    secure-usb-partition-create
  • Pada jendela utama Rohos Mini Drive, klik “Setup USB Key”.
  • Rohos Mini Drive akan mendeteksi USB key dan akan muncul jendela “Setup USB Key”. Secara default akan tampil satu daftar drive USB namun jika Anda memiliki beberapa flash disk yang dicolok ke komputer, Anda bisa mendeteksinya secara manual dengan cara klik Change pada “USB Devices has been found”. Aplikasinya juga akan secara otomatis melakukan set up ukuran partisi (500 megabytes), disk letter (R:, pada kasus ini), file system (NTFS) dan algoritma enkripsi. Anda bisa merubahnya pada jendela “Disk Details”, yang akan muncul ketika Anda klik Change pada “Partition Image File”. Pastikan juga bahwa file image dibuat pada flash disk. Klik “OK” pada jendela “Disk Details” setelah melakukan perubahan….jika ada.
  • Pada jendela “Setup USB Key” tentukan password Anda untuk dapat mengakses flash disk dan klik “Create Disk”.
  • Rohos Mini Drive akan mulai membuat volume yang dienkripsi pada flash disk Anda.
    create-encrypted-volume-usb
  • Setalah selesai, akan muncul pesan selesai.
    encrypt-usb-partition
Maka Anda sudah membuat partisi USB yang terproteksi dengan password pada flash disk Anda. Arahkan ke drive partisi pada flash disk Anda (R:) melalui Windows Explorer dan Anda bisa menyimpan data penting pada partisi tersembunyi tersebut dan menginstall applikasi portable Anda.
Untuk mengakses volume yang terenkripsi dengan menggunakan komputer lainnya (misalnya komputer di rental), arahkan ke flash disk melalui Windows Explorer, dan Anda akan melihat ikon aplikasi Rohos Mini. Klik dua kali dan masukkan password yang Anda set, selanjutnya Anda bisa mengakses data dan aplikasi portable Anda.
access-password-protected-usb


Selasa, 09 November 2010

Mengenal Lebih Detail Teknologi USB 3.0

Posted On 04.09 by Ruffy 0 komentar



Teknologi Universal Serial Bus (USB) sudah menjadi standard berbagai perangkat yang terkoneksi ke komputer, mulai dari Hardisk, Mouse, Printer, Kamera, dan lainnya. USB 1.0 sebenarnya sudah mulai dikenalkan sejak 1996, tetapi mulai populer ketika muncul USB 2.0 di awal 2001-an (dengan kecepatan sampai 40x USB 1.0 – 480 MBits/s atau sekitar 57 MBytes/s). Kemudian tahun 2010 ini USB 3.0 mulai dikenalkan, bagaimana kemampuannya ?

USB 2.0 dikenal dengan istilah High-Speed USB, sedangkan USB 3.0 di istilahkan dengan SuperSpeed, karena memang kecepatannya bisa dikatakan Super. Berikut penjelasan lebih detailnya.

Spesifikasi USB 3.0

Beberapa perubahan telah di implementasikan di USB 3.0 seiring dengan peningkatan penggunaan perangkat eksternal dan kebutuhan kecepatan lebih tinggi. Berikut penjelasan singkat teknologinya.
Transfer Rate
Kecepatan transfer data USB 3.0 sekitar 3200 MBits/s ( 3.2 GBits/s atau 400 MBytes/s), dan secara teori dapat mencapat 4.8 GBit/s. Kecepatan ini 6 sampai 10x lebih cepat dari maksimal kecepatan USB 2.0.
Data Transfer
USB 3.0 mengenalkan teknologi transfer data dua arah ( full duplex), sehingga dapat membaca dan menulis data secara bersamaan (simultan). USB 2.0 dan sebelumnya belum mendukung teknologi bi-directional ini .
Power
Tegangan listrik diturunkan dari 4.4 V menjadi 4V, kemudian arus juga ditingkatkan ( menjadi 150mA), sehingga selain lebih hemat energi, sebuah port USB 3.0 dapat digunakan 4-6 perangkat serta meningkatkan recharging.
Power Management
Power managemen yang lebih baik dibanding USB 2.0, sehingga mendukung idle, sleep dan suspend ( Wikipedia )
Bentuk Fisik
Ujung USB 3.0 akan sama dengan USB 2.0 (standard), tetapi kabel didalamnya akan lebih banyak, ada tambahan 4 jalur kabel dibanding USB 2.0 ( total ada 9 jalur kabel).

Bagaimana dengan Pengguna USB 2.0 ?

Saat ini mayoritas perangkat elektronik masih menggunakan teknologi USB 2.0, lalu bagaimana jika nanti sudah mulai berganti dengan USB 3.0 ?. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan, USB 3.0 juga memperhatikan teknologi sebelumnya.
Kompatibilitas
USB 3.0 kompatibel dengan USB 2.0, sehingga perangkat USB 2.0 tetap akan bisa digunakan di port USB 3.0 dan akan berjalan dengan kecepatan standard USB 2.0. Tetapi tidak bisa sebaliknya, perangkat USB 3.0 tidak bisa dipasang di port USB 2.0.
Dukungan Sistem Operasi
Windows Vista, Windows 7 dan Linux sudah mendukung USB 3.0, dan Mac akan segera mengikuti. Tetapi untuk Windows XP sampai saat ini belum ada kepastian apakah akan ada update untuk interface baru ini.

Kekurangan

Selain mempunyai berbagai kelebihan diatas, interface USB 3.0 juga mempunyai beberapa kekurangan, diantaranya sebagai berikut :
  • Panjang Kabel. Maksimum panjang kabel USB 3.0 berkurang menjadi 3 meter ( USB 2.0 maksimal 5 meter ). Meskipun hal ini bisa diatasi dengan menambahkan USB Hub.
  • Speed Limit, tidak semua perangkat bisa memanfaatkan penuh kecepatan USB 3.0, seperti misalnya Hardisk Magnetik yang terbatas pada kecepatan perputaran keping di